Rabu, 07 Januari 2015

pengertian Autocad

AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan tertentu dalam menggambar serta merancang dengan bantuan komputer dalam pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali sebagai “Computer-aided drafting and design program” (CAD).

 Program ini dapat digunakan dalam semua bidang kerja terutama sekali dalam bidang-bidang yang memerlukan keterampilan khusus seperti bidang Mekanikal Engineering, Sipil, Arsitektur, Desain Grafik, dan semua bidang yang berkaitan dengan penggunaan CAD. Sistem program gambar dapat membantu komputer ini akan memberikan kemudahan dalam penghasilan model yang tepat untuk memenuhi keperluan khusus di samping segala informasi di dalam ukuran yang bisa digunakan dalam bentuk laporan, Penilaian Bahan (BOM), fungsi sederhana dan bentuk numerial dan sebagainya. Dengan bantuan sistem ini dapat menghasilkan sesuatu kerja pada tahap keahlian dan yang tinggi ketepatan di samping menghemat waktu dengan hanya perlu memberi beberapa petunjuk serta cara yang mudah.

 Gambar yang dibentuk melalui program autocad dapt diubah bentuk-nya untuk keperluan grafik yang lain melalui beberapa format seperti DXF ( Data Exchanged File), IGES, dan SLD. Tambahan pula membantu program ini juga, berkemampuan untuk membentuk dan menganalisa model pepejal dalam kerja-kerja rekabentuk kejuruteraan.

 Untuk memenuhi keperluan yang lebih canggih, perisian ini mampu membawa pengguna mengautomasikan kerja-kerja penggunaan pengaturcaraan sokongan seperti LISP, dan ADS untuk membentuk arahan tambahan tersendiri. Sebelum sesuatu kerja dilakukan, asas mengetahui sesuatu sistem perkomputeran beroperasi adalah penting bagi memudahkan segala kerja yang dilakukan supaya tidak timbul sebarang masalah sama ada sebelum atau selepas penggunaan sistem tersebut.Oleh itu, perkara asas yang perlu diketahui sebelum pengendalian sesuatu komputer adalah seperti pengetahuan dalam penggunaan sistem operasi (operating system), penggunaan “hardware” dan “software”.  

Yang di maksud Lapis gambar atau layer dalam autoCAD adalah perbedaan warna dan ukuran pada gambar yang di buat dengan tujuan agar gambar tersebut mudah untuk di baca dan di mengerti juga untuk mempermudah pengaturan obyek yang mempunyai karakteristik yang sama.

Pengertian Layer dalam Autocad.

 Dalam menggambar dengan autoCAD khususnya untuk gambar yang relative kompleks di sarankan agar gambar di buat dalam beberapa layer/lapis meskipun bisa juga di susun tanpa lapis.Seperti halnya kita menggambar secara manual dengan menggunakan rafido,tentunya kita butuh minimal 3 rafido lain ukuran bukan? Sebagai contoh Garis tepi dengan 0.5 mili,garis pokok 0.3 mili dan arsiran dengan 0.1 mili. Fungsi layer dalam AutoCAD kurang lebih sama dengan penggunaan rafido tersebut. Ini adalah salah satu kelebihan menggambar dengan autoCAD,dimana ketebalan tiap garis bisa kita tentukan sendiri tanpa harus keluar duit membeli rafido di tambah lagi warna dari masing-masing karakter/garis bisa kita rubah, sehingga dengan mudah kita bisa membedakan karakter/garis satu dengan lainnya. 

Misalnya instalasi air kotor dengan air bersih atau arsir genteng dengan balok kasau. Kita juga bisa dengan mudah mengganti layer apabila terjadi kesalahan pada saat proses menggambar sedang berlangsung. Tinggal klik ikon (seperti gambar di samping) pada object properties toolbar sehingga muncul kotak dialog Layer Properties Manager. Klik karakter yang hendak kita ganti,setelah berwarna lain tinggal masukkan data baru yang kita inginkan. Jika layer belum pernah kita edit maka pada layer properties manager tampak kosong. Untuk menambah layer yang kita inginkan tinggal klik New (di kanan atas). 

Beri nama sesuai kebutuhan misal (arsir atau garis potong) Klik color untuk memilih warna layer, linetypeuntuk merubah garis ( sambung atau putus-putus), lineweight untuk ketebalan garis (misal 0.5 buat garis tepi). setelah selesai klik OK Pada AutoCAD under DOS ( untuk release 12 dan sebelumnya ), kita harus menghafal ratusan perintah termasuk fungsi dari perintah-perintah tersebut, dan menuliskan perintah tersebut setiap kali menggunakannya. Misalnya kita akan menggambar persegi panjang ,kita tuliskan perintah RECTANG lalu tekan enter pada command line. Pada AutoCAD under windows,cukup klik ikonpada toolbar.

 Coba bandingkan berapa waktu yang dapat di hemat? Kelebihan menggambar rumah dengan autoCAD di bandingkan dengan gambar manual (dengan tangan ) banyak sekali di antaranya: Kelabihan program Autocad : Presisi ukuran sangat tinggi. Ketebalan dan jenis garis banyak variasinya. Ukuran dan model huruf cukup banyak. Dimensi / ukuran muncul sendiri. Gambar yang kecil dan rumit bisa di tampakkan lebih besar. Sebuah gambar bisa di kerjakan oleh beberapa drafter sehingga dapat menghemat waktu. Jika ada perubahan pada gambar yang telah jadi,bisa di lakukan revisi tanpa membuat gambar baru.

 Dan masih banyak lagi kelebihan yang di tawarkan oleh program AutoCAD. Untuk AutoCAD 2000 memerlukan hardware yang lebih tinggi spesifikasinya dari release sebelumnya antara lain: Prosesor type pentium atau celleron dengan kecepatan 233 atau lebih. RAM minimum 32 MB ( di sarankan 64 MB atau lebih ) Free space hardisk minimum 200 MB. Monitor SVGAPlotter atau printer jet ( missal BJC1000 SP atau yang lebih besar)  Pada masa sekarang ini hampir semua type computer dan printer telah lebih dari mampu untuk menjalankan AutoCAD.

 Namun demikian apabila para pembaca masih setia dengan hardware type lama dan ingin belajar menggambar rumah dengan AutoCAD 2000, hal-hal di ataslah yang mungkin perlu di perhatikan. Tak di pungkiri bahwa autoCAD 2000 sudah sangat tertinggal karena saat sekarang sudah muncul autoCAD versi 2012 yang mengusung fitur sangat canggih untuk kenyamanan para Drafter dan desainer khususnya teknik civil.

 Tapi untuk sekedar belajar dan memahami gambar, AutoCAD 2000 sudah cukup lumayan,apabila pembaca sudah lancar dengan autocad 2000 maka dapat di pastikan pembaca akan lebih ‘lihai’ lagi dengan AutoCAD versi-versi anyar. Para drafter pun juga tak selalu beralih dengan versi anyar karena kenyamanan tiap drafter berbeda dalam menggunakan versi AutoCAD. Misalnya seorang drafter telah sehati dengan autoCAD 2007/2008,meskipun telah muncul versi 2009 dan seterusnya mereka tetap bertahan dengan versi 2007/2008. Perhitungan waktu dalam menyelesaikan sebuah gambarlah yang jadi pertimbangan mereka,sebab dengan versi baru tentunya mereka harus beradaptasi dengan fitur-fitur yang ada. 

pengertian 3D max


3ds Max Studio merupakan salah satu software 3 dimensi yang paling populer di Indonesia. Kepopuleran tersebut diraih karena kemampuan software ini dalam mengolah proses modeling, animasi dan special effect 3 dimensi yang sangat baik dan mudah digunakan. Beberapa karya terkenal industri perfilman membuktikan bahwa 3ds Max Studio merupakan the best of 3D maker, seperti X-Men, The Matrix, Dr. Doolittle 2 dan masih banyak lagi. Software ini juga merambah industri game. Penggemar game konsol Playstation 2 tentu mengenal Guitar Hero I & II. Keduanya juga dibuat dengan menggunakan software 3ds Max Studio.Buku ini menguraikan dengan gamblang bagaimana proses pembuatan atau modeling karakter, proses pembangunan struktur tulang hingga proses pembuatan animasi. Kelebihan buku ini terletak pada tutorial kasus yang menuntun Anda untuk menguasai 3ds Max Studio dengan cara belajar sambil bekerja (learning by doing). buku ini dapat diaplikasikan dengan menggunakan software 3ds Max Studio release 5 sampai dengan 8.
lainnya.......

3D STUIDIO MAX
3D Studio Max atau biasa dikenal dengan 3D Max adalah suatu software (Perangkat lunak) untuk membuat sebuah grafik vektor 3 dimensi dan animasi. ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment, dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. 3D Studio Max dikembangkan dari pendahulunya yaitu 3D Studio for DOS, tetapi untuk platform Win32.Kinetix kemudian bergabung dengan akuisisi terakhir Autodesk, Discreet Logic. Yang sampai saat penulis membuat artikel ini yang terbaru adalah 3D Studio Max versi 9. Para desain grafis banyak menggunakan software ini digunakan untuk membuat sebuah film animasi, arsitektur rumah, ataupun membuat logo suatu perusahaan.
Untuk menjalankan aplikasi ini membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi agar mendapat kenyamanan saat menggunakannya. Karena banyak proses yang membutuhkan grafik yang tinggi untuk melakukan rendering dan sebagainya.


Microsoft kini Resmi Mulai Sediakan Akses Gratis Office untuk Pengguna Tablet Android

Microsoft sebelumnya telah mengumumkan bakal menyediakan aplikasi Office untuk pengguna Android dan iOS secara cuma-cuma. Dan kini, realisasi dari pernyataan tersebut pun telah secara resmi dilakukan oleh pihak Microsoft. Perusahaan yang dipimpin oleh Satya Nadella telah kini telah secara resmi memulai memperluas program preview Office for Android.
Program ini pun diberlakukan untuk semua pengguna tablet Android yang berkeinginan untuk mencoba aplikasi Office di perangkat miliknya. Yang perlu diperhatikan, tablet Android yang dipakai haruslah yang mempunyai ukuran antara 7 inci hingga 10.1 inci. Selain itu, tablet tersebut juga harus paling tidak memakai OS Android KitKat 4.4.

Pengguna notebook Android dikabarkan mempunyai permasalahan kalau ingin mengikuti program yang satu ini. Dan untuk bisa turut serta dalam program ini, pengguna perangkat Android tinggal menuju ke Google Play Store dan mengunduh aplikasi Office seperti halnya seperti ketika mengunduh aplikasi lainnya.

sumber : http://www.beritateknologi.com/microsoft-kini-resmi-mulai-sediakan-akses-gratis-office-untuk-pengguna-tablet-android/

Intel Resmi Luncurkan Komputer Desktop Mini NUC Berbasis Broadwell

Sebuah komputer mungil belum tentu mempunyai performa yang juga mungil. Komputer Intel NUC terbaru dengan prosesor Intel Broadwell adalah salah satunya. Di awal tahun 2015 ini, Intel pun melakukan update untuk produk NUC miliknya dengan menghadirkan model dengan prosesor Intel Broadwell.Dua model pertama adalah NUC51i3RYH dan NUC5i3RYK. Kedua model komputer ini sama-sama mempunyai spesifikasi prosesor Intel COre i3-5010U dengan grafis Intel HD 5500. Selain itu, keduanya juga mempunyai Mini DisplayPort, Gigabit Ethernet, WiFI 802.11ac, Bluetooth 4.0, empat port USB 3.0 serta mendukung RAM 16GB.
Perbedaan kedua model ini hanya terletak pada ruang untuk kapasitas penyimpanannya. Seri RYH bisa menggunakan HDD 2,5 inci. Sementara model RYK lebih compact dan hanya bisa menunjang SSD M.2.
Kalaupun ingin mencari komputer Intel NUC dengan performa yang lebih tinggi, terdapat pula model lainnya, yakni NUC5i5RYH dan NUC5i5RYK. Spesifikasi kedua model ini tak jauh berbeda dengan dua model sebelumnya. Namun komputer ini hadir dengan prosesor Intel Core i5-5250U dan grafis Intel HD 6000.
sumber :  http://www.beritateknologi.com/intel-resmi-luncurkan-komputer-desktop-mini-nuc-berbasis-broadwell/


Bangunan di Atas Tanah Berkontur

Sebagian orang yang memiliki tanah berkontur cenderung lebih suka meratakan tanah mereka karena menganggap lebih mudah membangun di atas tanah yang rata, namun jangan salah, membangunrumah di atas tanah berkontur justru merupakan tantangan tersendiri dan hampir semua bangunanyang dibangun di atas tanah berkontur memiliki desain ekterior yang menarik apabila kita tepat merancangnya. Apabila anda ingin membangun di atas tanah berkontur, sebaiknya memperhatikan kondisi lahan sekitar termasuk kepadatan tanah yang akan akan dibangun, bangunan yang mengikuti bentuk kontur akan terlihat lebih artistic karena permainan level lantai yang tidak rata, penggunaansplit level pada bangunan akan menambah view yang lebih luas. Gunakan pondasi yang kuat menahan bangunan anda, perhitungkan konstruksi dan pemilihan material yang tepat.
 Berikut ini tips dari tim Archira untuk anda yang ingin membangun di atas tanah berkontur :
  1. Sesuaikan bangunan dengan kontur tanah, sebaiknya bangunan yang akan dibangun mengikuti lekukan tanah yang ada.
  2. Cek kepadatan tanah untuk membangun pondasi bangunan
  3. Penggunaan Split level akan membuat bangunan anda lebih menarik
  4.  Jika kontur tajam, ada baiknya memanfaatkan ruang pada kontur menjadi bagian dari bangunan
  5. Sesuaikan posisi split level untuk mendapatkan view yang terbaik
  6. Pilihlah material yang kuat secara konstruksi untuk menopang bangunan
  7. Analisis kondisi iklim sekitar sebelum menentukan desain bangunan, agar tidak menimbulkan masalah besar nantinya
  8. Perhatikan jalur buangan air dan sumber air pada site, untuk menjadi pertimbangan dalam membuat sistem drainase
  9. Jika menginginkan split level yang landai, sebaiknya menggunakan sistem cut and fill pada kontur, sehingga bisa disesuaikan dengan desain bangunan
  10. Pertimbangkan pula posisi dan bentuk sirkulasi agar tidak menyulitkan pengguna bangunan

Incoming search terms:

  • bangunan berkontur
  • rumah berkontur
  • pondasi rumah berkontur
  • drainase rumah split level
  • pondasi tanah berkontur
  • bentuk rumah daerah tanah tak rata
  • Sistem pondasi pada lahan berkontur
  • bangunan yang memanfaatkan tanah berkontur
  • membangun rumah di tanah berkontur
  • desain rumah berkontur
Post Tagged with 



sumber: http://arsitekarchira.com/?p=1116

Kerusakan Lingkungan di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

LAPORAN Keempat dari Intergovernmental Panel on Climate Change atau IPCC akhir tahun 2007 menyebutkan perubahan suhu akhir-akhir ini telah berdampak kepada banyak sistem fisik dan biologis alam. Tingkat kemungkinan ancaman perubahan iklim disebutkan high confidence, memiliki angka prosentase kebenaran sekitar 80%.
Laporan kelompok kerja yang bertanggung jawab atas pengetahuan dan teknologi (Scientific & Technology) bahkan memperkirakan akhir abad 21, suhu bumi akan naik sebesar 1,8–4oC, sedangkan permukaan air laut akan naik setinggi 28 – 43 cm, jika tidak ada upaya serius menurunkan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK).
Kualitas lingkungan buruk akibat dipinggirkankannya persoalan dan dampak lingkungan dalam pembangunan menjadi faktor utama bencana lingkungan yang berpengaruh pada kualitas sosial dan ekonomi. Ini menempatkan tingkat kerentanan wilayah terhadap bencana lingkungan semakin besar. Kondisi ini artinya perubahan iklim akan mendorong dan mempercepat bencana serta kerusakan lingkungan.
Tengok saja apa yang terjadi di kota-kota besar, contoh Jakarta. Saat kawasan hijau dan daerah resapan serta tangkapan air (ditambah lemahnya koordinasi antarwilayah dalam menjaga dan memelihara watershed management dari hulu ke hilir) mengalami penurunan akibat ketidakkonsistenan pemerintah daerah (pemda) terhadap rencana tata ruangnya sendiri. Hujan dengan intensitas yang tinggi dengan mudah “menenggelamkan” beberapa wilayah utama Jakarta.
Di sisi lain, laporan studi Departemen Pekerjaan Umum (2007) menyebutkan bahwa dampak ancaman perubahan iklim yaitu naiknya permukaan air laut akan menjadi ancaman terhadap beberapa industri seperti; anjungan minyak dan gas di laut, transportasi, perikanan, pertanian dan ekowisata serta perkampungan masyarakat pesisir. Laporan ini semakin memperkuat sinyalemen dari laporan keempat IPCC.
Dalam konteks otonomi dan desentralisasi, kerusakan lingkungan, khususnya akibat perubahan lahan –termasuk di dalamnya kebakaran hutan-, perambahan dan penebangan illegal dan legal sudah sering disampaikan dan dilaporkan melalui advokasi sejumlah organisasi yang memiliki perhatian dengan persoalan lingkungan. Dengan demikian revitalisasi kebijakan lingkungan, termasuk di dalamnya ancaman perubahan iklim sudah berada pada prioritas utama.
IPCC menyebutkan bahwa kawasan Selatan Indonesia akan mengalami penurunan curah hujan dan sebaliknya kawasan Utara akan mengalami peningkatan curah hujan. Ancaman kekeringan akibat gejala El-Nino tentunya pula (kembali) menjadi faktor pendorong kebakaran hutan yang selama ini telah menghilangkan jutaan hektar lahan hutan. Ancaman terhadap naiknya permukaan air laut dan ancaman terhadap tenggelamnya pulau-pulau.
Kegagalan pengelolaan lingkungan, termasuk di dalamnya “marginalisasi” isu lingkungan oleh tiap sektor, misalnya tampak pada persoalan watershed management. Data menunjukkan bahwa persoalan air di kota–kota besar di Indonesia tidak saja akibat tingginya run off air sebagai dampak minimnya wilayah /daerah resapan dan tangkapan air tapi juga kualitas air akibat pencemaran industri, intrusi air laut, penurunan air tanah dan kekeringan. Persoalan banjir saat ini, tidak saja didominasi di wilayah perkotaan. Dalam lingkup perubahan iklim dan kegagalan manajemen lingkungan tadi, peningkatan curah hujan menjadi potensial ancaman banjir yang merusakan sarana dan prasarana serta lahan-lahan basah.
Adaptasi
Dengan dilaluinya beberapa konvensi perubahan iklim sebagai komitmen negara-negara dalam memerangi pemanasan global dan mulai dibicarakannya secara serius dalam rentang waktu dua tahun terakhir persoalan adaptasi perubahan iklim menjadi perhatian dan fokus utama negara-negara berkembang dan miskin.
Keterbatasan sumber daya dana, teknologi, dan manusia memosisikan negara-negara tersebut sangat rentan dengan perubahan iklim. Adaptasi perubahan iklim didefinisikan sebagai kemampuan suatu sistem (termasuk ekosistem, sosial ekonomi, dan kelembagaan) untuk mengatasi dampak perubahan iklim. Oleh sebab itu, negara-negara tersebut didorong untuk memiliki kemampuan adaptasinya (adaptive capacity), yaitu kemampuan suatu sistem (termasuk ekosistem, sosial ekonomi, dan kelembagaan) untuk menyesuaikan dengan dampak perubahan iklim, mengurangi kerusakan, memanfaatkan kesempatan, dan mengatasi konsekuensinya.
Dengan mendorong pengarusutamaan adaptasi perubahan iklim kedalam agenda pembangunan nasional atau daerah, pertimbangan-pertimbangan risiko dan dampak perubahan iklim diterjemahkan tidak saja dalam rencana strategis jangka menengah, namun juga ke dalam kebijakan dan struktur kelembagaan.
Selama ini, pembangunan lebih memfokuskan pada pertimbangan ekonomi semata. Padahal bukti menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang tak berwawasan lingkungan akan semakin “peka” dengan kehancuran ekonomi itu sendiri.
Sebut saja Honduras, kejadian badai Mitch yang melanda negara tersebut meruntuhkan pertumbuhan ekonomi mereka sebesar 4-5% pertahun. Data yang disampaikan World Bank menyebutkan antara tahun 1984 sampai 2003, persentase kehilangan pendapatan nasional tiga kali lebih besar terjadi di negara yang berpendapatan rendah dan menengah (80% penduduk dunia) akibat perubahan iklim.
Persoalan dalam perubahan iklim adalah kerugian yang ditimbulkan akan lebih besar daripada biaya penangulangannya setelah bencana terjadi. Oleh sebab itu, sepatutnya Pemerintah Indonesia sudah harus menempatkan persoalan kegagalan pengelolaan lingkungan saat ini sebagai prioritas.
Prioritas kedua, Alokasi budget Anggaran Pembiayaan dan Belanja Negara atau Daerah sepatutnya sudah mengintegrasikan upaya-upaya adaptasi di seluruh sektor yang terkait dengan kerentanan perubahan iklim. Dengan kata lain, daripada menunggu ‘uang recehan’ dari negara-negara yang diwajibkan memberikan komitmen pendanaan adaptasi yang belum tahu kapan realisasinya. Semoga tidak terlambat......



sumber :http://dnpi.go.id/portal/en/berita/berita-terbaru/302-kerusakan-lingkungan-di-tengah-ancaman-perubahan-iklim

FKKM Dorong Perbaikan Tata Kelola Kehutanan Masyarakat


JAKARTA, BL-  Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) kembali mendorong tata kelola kehutanan masyarakat, demi perbaikan kehidupan masyarakat sekitar hutan.
Menurut Andri Santosa, Seknas FKKM, Kehutanan Masyarakat telah menjadi sasaran pembangunan, namun capaiannya belum ideal secara kualitatif maupun kuantitatif.

Dalam Rencana Pembangungan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2010 – 2014, ditargetkan 7,9 juta hektar hutan dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kesejahteraannya. Upaya tersebut ditempuh melalui skema Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKm) serta Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Namun target RPJM tersebut baru tercapai sekira 17,5 persen saja.

“Persoalannya pelik, dari berbelitnya proses perizinan hingga kemampuan lembaga masyarakat untuk mengelola hutan,”kata Andri melalui keterangan tertulisnya yang diterima Beritalingkungan.com.
Secara kuantitatif, capaian skema HD dan HKm baru  38%, dari target seluas 2.5 juta hektar. 

Hingga Agustus 2014 areal HD dan HKm yang telah ditetapkan hanya sekira 0.95 juta hektar, Kata Wiratno, direktur Bina Perhutanan Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Setelah ditetapkan, masyarakat masih dibebani izin usaha pemanfaatan untuk menikmati hasil hutannya. Luasan HD dan HKm yang telah memiliki izin usaha pengelolaan dan pemanfaatan sekira 0,22 juta hektar saja, hanya 8.84% dari target,”tambahnya.

Telaah FKKM atas data KLHK, pada skema HTR, areal yang telah dicadangkan baru dimanfaatkan 26.77% nya saja. Hingga september 2014, kementerian kehutanan telah mencadangkan 0,72 juta hektar areal hutan produksi untuk HTR, dari target RPJM seluas 5,4 juta hektar. Dari areal yang telah dicadangkan, baru seluas 0.19 juta hektar saja yang telah memiliki izin pengelolaan.

“Padahal, apapun bentuk skema kelola hutan yang dipakai seperti HKm, HD, HTR tak jadi soal bagi masyarakat. Begitu pula status kawasan hutannya, milik negara atau hutan adat. Namun jelas, jika berada di kawasan hutan adat maka bukan lagi HD/HKm/HTR, harus dirubah menjadi hutan adat, 
“ujar Andri.

Seraya menambahkan, masyarakat juga belum memahami skema-skema tersebut dan seringkali terindikasi tidak tepat sasaran. Seperti temuan tim TLKM di lapangan, adanya kawasan berizin HTR yang mangkrak di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Ditengarai masyarakat pemegang izin berasal dari luar daerah yang jauh dari kawasan hutan. Konon, kelompok tani yang diduga fiktif tersebut diketuai oleh tokoh legislatif provinsi.

Pada skema HTR juga ditemukan kasus penyelewengan. Di Kolaka Sulawesi Utara, puluhan hektar kawasan HKm terindikasi dijual. Sehingga pemegang izinnya tidak dapat mengelola hutan yang lebih dulu dikuasai pihak lain. Di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan masyarakat telah lebih dulu menanami jati kawasan hutan sebelum izinnya keluar.

Tak melulu buruk, kehutanan masyarakat juga bisa berprestasi. Seperti HKm Pipikoro, di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah yang memiliki beragam potensi komoditas dari kawasan seluas 2.600 hektar. Per tahun, HKm pipikoro bisa menghasilkan Rotan sebanyak 150 ton, gaharu 0.5 ton serta kopi 25 ton.

“Potensi produk hutan yang dikelola masyarakat juga besar, ujar Wisnu Caroko, peneliti komoditas hutan non-kayu. Dari kajian rantai nilai yang dilakukan FKKM di pulau Jawa, Sulawesi dan Nusa Tenggara, komoditas kopi dan mete masih menjadi produk primadona kehutanan masyarakat, lanjutnya.

Target luasan kehutanan masyarakat meningkat pada RPJM 2015 -  2019. Seluas 40 juta Ha atau 30 persen dari kawasan hutan ditargetkan untuk dikelola masyarakat. Sekira 10 persen dari luasan 40 juta hektar tersebut, diharapkan dicapai pada tahun 2015.
Menurut Andri, untuk mencapai 30 persen perlu upaya serius dan kepemimpinan yang kuat dari pemerintahan Jokowi – JK. Idealnya kehutanan masyarakat ditangani direktorat khusus dengan dukungan dana serta SDM yang memadai.

FKKM melihat masyarakat mengalami kebingungan dalam prosedur pengurusan izin, serta skema kelolanya. Sehingga perlu disederhanakan. Menurut Andri, kehutanan masyarakat tak cuma HKm, HD dan HTR; skema kemitraan kehutanan serta desa konservasi juga perlu didorong. “Soal tatakelola di lapangan juga perlu dicermati, karena berhubungan langsung dengan nasib masyarakat di sekitar hutan,”tandasnya.